<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majalah Bisnis Muslim</title>
	<atom:link href="http://www.majalahbisnismuslim.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.majalahbisnismuslim.com</link>
	<description>Menuju Muamalah yang Syar&#039;i, Profesional, dan Barokah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 May 2012 01:23:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>Zakat Perabotan Rumah</title>
		<link>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/zakat-perabotan-rumah.html</link>
		<comments>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/zakat-perabotan-rumah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 01:23:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahbisnismuslim.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan Bagaimana dengan harta benda yang ada di rumah, misalnya perabotan rumah tangga, apakah zakatnya harus dikeluarkan juga? Jawaban (oleh al-ustadz Dzulqarnain): Perlu diketahui bahwa yang terkena kewajiban zakat hanyalah harta tertentu, bukan seluruh harta. Secara global, harta-harta yang zakatnya wajib dikeluarkan adalah: Hewan Ternak. Hasil bumi, buah-buahan, serta biji-bijian yang semakna dengannya, berupa makanan <a href="http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/zakat-perabotan-rumah.html"><b>...Read the Rest</b></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan </strong></p>
<p>Bagaimana dengan harta benda yang ada di rumah, misalnya perabotan rumah tangga, apakah zakatnya harus dikeluarkan juga?</p>
<p><strong> Jawaban (oleh al-ustadz Dzulqarnain):<span id="more-83"></span><br />
</strong></p>
<p>Perlu diketahui bahwa yang terkena kewajiban zakat hanyalah harta  tertentu, bukan seluruh harta. Secara global, harta-harta yang zakatnya  wajib dikeluarkan adalah:</p>
<ol>
<li>Hewan Ternak.</li>
<li>Hasil bumi, buah-buahan, serta biji-bijian yang semakna dengannya, berupa makanan yang bisa ditakar/ditimbang dan disimpan.</li>
<li>Emas, perak, serta apa saja yang semisal dengannya, seperti mata uang dan obligasi.</li>
<li>Barang-barang yang diperdagangkan.</li>
</ol>
<p>Adapun harta yang tidak tergolong ke dalam empat jenis di atas, tidak  ada kewajiban zakat terhadapnya. Oleh karena itu, tidak kewajiban zakat  pada bangunan-bangunan tempat tinggal, mobil pribadi, pakaian, perabot  rumah tangga, dan semisalnya.</p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p><strong>لَيْسَ عَلَى الْمُسْلِمِ فِى عَبْدِهِ وَلاَ فَرَسِهِ صَدَقَةٌ</strong></p>
<p><em>“Tiada shadaqah (baca: zakat) atas seorang muslim terhadap (kepemilikan) budak dan kudanya.”</em></p>
<p><em>Wallahu A’lam</em>.</p>
<p>(Rubrik Tanya Jawab, majalah Bisnis Muslim edisi 1/1433/2012)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/zakat-perabotan-rumah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usaha dari Menyanyi dan Harta Penyanyi yang Taubat</title>
		<link>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/usaha-dari-menyanyi-dan-harta-penyanyi-yang-taubat.html</link>
		<comments>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/usaha-dari-menyanyi-dan-harta-penyanyi-yang-taubat.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 01:15:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[harta haram]]></category>
		<category><![CDATA[menyanyi]]></category>
		<category><![CDATA[penyanyi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahbisnismuslim.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan Sekiranya seorang wanita menjadi penyanyi, lantas dia mendapat uang hasil nyanyiannya, albumnya, konser-konsernya, dan semisalnya. Setelah hartanya sudah banyak dan menjadi kaya raya, dia menggunakan uang kekayaannya untuk membuka sebuah perusahaan (lain). Lalu, dia menjual produk-produk lain. Persoalannya: Apa hukum tentang membeli produk itu? Bagaimanakah hukum penyanyi tersebut dan bagaimana cara bertaubat terhadap duit <a href="http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/usaha-dari-menyanyi-dan-harta-penyanyi-yang-taubat.html"><b>...Read the Rest</b></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaa</strong><strong>n</strong></p>
<p>Sekiranya seorang wanita menjadi penyanyi, lantas dia mendapat uang  hasil nyanyiannya, albumnya, konser-konsernya, dan semisalnya. Setelah  hartanya sudah banyak dan menjadi kaya raya, dia menggunakan uang  kekayaannya untuk membuka sebuah perusahaan (lain). Lalu, dia menjual  produk-produk lain.</p>
<p>Persoalannya:</p>
<ul>
<li>Apa hukum tentang membeli produk itu?</li>
<li>Bagaimanakah hukum penyanyi tersebut dan bagaimana cara bertaubat terhadap duit hasil menyanyi tersebut?</li>
</ul>
<p><strong>Jawaban (oleh al-ustadz Dzulqarnain):<span id="more-81"></span><br />
</strong></p>
<p>Pertanyaan di atas banyak berulang di kalangan penanya dan  orang-orang yang menghendaki kebaikan. Tentunya merupakan suatu hal yang  wajar, mempertanyakan hal tersebut di zaman ini, tatkala sumber-sumber  penghasilan yang haram sangatlah banyak dan beraneka ragam, serta sangat  mudah didapatkan. Kita telah menyaksikan kebenaran sabda Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> yang menuturkan,</p>
<p><strong>يَأْتِى عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ ، لاَ يُبَالِى الْمَرْءُ مَا أَخَذَ مِنْهُ أَمِنَ الْحَلاَلِ أَمْ مِنَ الْحَرَامِ</strong></p>
<p><em>“Akan datang suatu masa kepada manusia, yang seseorang tidaklah  peduli terhadap (harta) yang dia ambil, apakah dari (sumber) yang halal  atau dari yang haram.”</em> [1]</p>
<p>Oleh karena itu, insya Allah, Saya akan menyebutkan kaidah umum yang  menjadi pegangan bagi siapa saja yang menyimpan harta haram dan hendak  bertaubat dari hal tersebut[2].</p>
<p>Harus diketahui, bahwa harta haram yang berada di tangan seseorang tidaklah terlepas dari dua keadaan:</p>
<ol>
<li>Didapatkan tanpa keridhaan pemiliknya, yaitu bahwa harta yang  diperoleh secara paksa atau tanpa izin pemiliknya tersebut adalah dalam  bentuk barang curian, harta rampasan, atau semisalnya.</li>
<li>Didapatkan dengan keridhaan pemiliknya, bahwa harta berpindah dari  tangan pemiliknya karena pemberian dari pemilik itu sendiri, seperti  hasil riba, keuntungan perjudian, hasil penjualan minuman keras atau  narkoba, upah perdukunan, upah perzinahan, upah penyanyi, dan hasil  suap.</li>
</ol>
<p><strong>Keadaan Pertama</strong></p>
<p>Bila keberadaan pemilik harta haram tersebut diketahui, harta  tersebut wajib dikembalikan kepada pemiliknya. Hal ini berdasarkan  dalil-dalil yang sangat banyak dalam Al-Qur`an dan Hadits tentang  keharaman mengambil harta orang lain tanpa hak, terhormatnya harta bagi  pemiliknya, dan kewajiban mengembalikan harta kepada pemiliknya.</p>
<p>Bila zat barang tersebut masih ada, kita wajib mengembalikan zat barang tersebut.</p>
<p>Imam Ibnu Hubairah <em>rahimahullah</em> berkata, “Mereka bersepakat bahwa perampas wajib mengembalikan (harta)  rampasan bila zat barang tersebut masih ada dan (bila) tidak ada  kekhawatiran akan kebinasaan jiwa kalau (barang) itu dikembalikan.”</p>
<p>Bila zat barang telah berubah, barang itu tetap wajib dikembalikan  kepada pemiliknya dengan menambah kekurangan atau perubahan yang terjadi  padanya.</p>
<p>Bila zat barang yang diambil itu telah rusak atau musnah, kita wajib  mengembalikan barang itu dalam bentuk yang semisal dengannya bila  memungkinkan, atau membayar sesuai nilai barang itu bila tidak  memungkinkan.</p>
<p>Bila pemilik barang telah meninggal, keberadaan si pemilik tidak  diketahui, atau tidak memungkinkan untuk mengambalikan barang tersebut  karena suatu alasan syar’i, kita wajib menyedekahkan harta tersebut pada  kemashlahatan kaum muslimin yang bersifat umum. Demikian pendapat  kebanyakan ulama, dan hal ini dikuatkan dengan amalan sejumlah shahabat.</p>
<p>Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> telah berfirman,</p>
<p><strong>فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ.</strong></p>
<p><em>“Maka bertakwalah kalian kepada Allah menurut kesanggupan kalian ….”</em> [<strong>At-Taghabun: 16</strong>]</p>
<p><strong>Keadaan Kedua</strong></p>
<p>Hukum terhadap keadaan kedua ini harus dirinci pada dua kondisi:</p>
<p><strong>Pertama</strong>, ketidaktahuan atas pengharaman harta atau  perbuatan tersebut, atau kekeliruan dengan menganggap hal yang haram  sebagai perkara yang diperbolehkan.</p>
<p>Pada kondisi ini, siapa saja yang bertaubat dari kepemilikan harta  haram dan berhenti dari melakukan perbuatan haramnya, seluruh harta  tersebut (yang dia dapatkan saat dia tidak mengetahui hukum) menjadi  miliknya. Hal ini berdasarkan firman Allah <em>Ta’ala</em>,</p>
<p><strong>فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ.</strong></p>
<p><em>“Orang-orang yang larangan dari </em>Rabb<em>-nya telah sampai  kepadanya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), baginya adalah  apa-apa yang telah dia ambil dahulu (sebelum larangan datang); dan  urusannya (terserah) kepada Allah.</em><em>”</em> [<strong>Al-Baqarah: 275</strong>]</p>
<p>Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Si’dy <em>rahimahullah</em> berkata, “Allah <em>Ta’ala</em> tidak memerintah (seseorang) untuk mengembalikan harta yang didapatkan  dengan akad riba setelah (dia) bertaubat. (Allah) hanya memerintah untuk  mengembalikan (harta) riba yang belum dia pegang (karena) sesungguhnya  (orang yang bertaubat dari riba ini) hanyalah mengambil (harta) dengan  ridha pemilik (harta) itu. Oleh karena itu, hal ini tidak sama dengan  barang rampasan. Pada (ketentuan ini), terdapat keringanan dan anjuran  untuk bertaubat, hal yang tidak (terjadi) pada pernyataan bahwa  taubatnya harus diterima bila dia mengembalikan seluruh transaksi yang  telah berlalu, bagaimanapun banyak dan beratnya (transaksi tersebut).”</p>
<p><strong>Kedua</strong>, adanya pengetahuan akan keharaman harta atau perbuatan tersebut.</p>
<p>Pada kondisi ini, seluruh harta yang dia dapatkan tidak terhitung ke  dalam kepemilikannya. Kewajiban dia adalah berlepas diri dari harta  tersebut dan menyalurkan harta itu pada mashlahat kaum muslimin yang  bersifat umum atau menyedekahkan harta itu pada amalan-amalan kebaikan.  Hal ini berdasarkan pemahaman dari kandungan surah Al-Baqarah ayat  ke-275 yang telah disebutkan dan beberapa dalil lain.</p>
<p>Al-Lajnah Ad-Da`imah –yang beranggotakan Syaikh Ibnu Baz (ketua), Syaikh Abdurrazzaq ‘Afify (wakil), dan Syaikh Abdullah bin Ghudayyan (anggota)- pernah ditanya sebagai berikut.</p>
<p>Saya bertanya kepada para Syaikh yang mulia tentang sebuah fatwa yang  tersebar dari salah seorang ulama bahwa seseorang yang menghasilkan  harta dari produksi atau penjualan khamar, atau penjualan narkoba,  kemudian dia bertaubat kepada Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>,  sesungguhnya harta yang dihasilkan dari produksi atau penjualan khamar,  penjualan atau pengedaran narkoba, itu adalah halal karena banyak dari  para penuntut ilmu yang mempertanyakan hal ini. Kami senang meminta  fatwa dari para Syaikh yang mulia tentang hal ini.</p>
<p>Jawaban Al-Lajnah adalah sebagai berikut.</p>
<p>“Apabila saat menghasilkan (harta) haram, (orang tersebut) mengetahui  pengharaman hal itu, sesungguhnya (harta) itu tidak halal baginya  (setelah) dia bertaubat. Bahkan, dia wajib berlepas diri dari (harta  haram) tersebut dengan cara menginfakkan (harta haram) itu pada  bentuk-bentuk dan amalan-amalan kebaikan.”[3]</p>
<p>Ukuran kemashlahatan kaum muslimin diterangkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah <em>rahimahullah</em> melalui ucapan beliau, “(Harta haram) yang disedekahkan hendaknya  disalurkan kepada mashlahat-mashlahat kaum muslimin. Oleh karena itu,  (harta itu) diberikan kepada orang-orang yang berhak menerima zakat,  untuk memuliakan tamu, untuk membantu orang haji, sebagai infaq untuk  jihad, dan kepada pintu-pintu kebaikan yang Allah dan Rasul-Nya cintai,  sebagaimana hal tersebut berlaku pada seluruh harta yang pemiliknya  tidak diketahui. Demikian pula, (hal tersebut) berlaku kepada orang yang  telah bertaubat dari (harta) haram, sedang di tangannya ada (harta)  haram yang pemiliknya tidak diketahui.”[4]</p>
<p>Pada kondisi kedua ini, pengembalian harta haram (yang didapatkan  dengan keridhaan pemiliknya) kepada pemiliknya bukanlah merupakan bentuk  taubat. Hal ini karena antara <em>pengembalian upah</em> dan <em>manfaat yang dipetik dari upah</em> tidak boleh digabungkan. Penggabungan antara <em>pengembalian upah</em> dan <em>manfaat yang dipetik dari upah</em> adalah bentuk memudahkan kemaksiatan dan bentuk tolong menolong di atas  dosa dan permusuhan. Tentulah tidak benar, dalam akal orang-orang yang  sehat, bahwa penjual khamar (ketika bertaubat dari perbuatannya)  diperintah untuk mengembalikan harga khamar tersebut kepada peminum  khamar (yang telah membayar harga khamar). Inilah makna tentang  ketidakbolehan menggabungkan antara <em>pengembalian upah</em> dan <em>manfaat yang dipetik dari upah</em>.[5] <em>Wallahu A’lam</em>.</p>
<p>Setelah menjelaskan kaidah di atas seputar bertaubat dari harta haram, kita kembali kepada pertanyaan penanya.</p>
<p>Ada tiga hal yang perlu saya uraikan:</p>
<p><strong>Pertama</strong>, dari penjelasan tersebut, tampak bahwa  keadaan penanya (saat memperoleh harta haram dengan cara menyanyi) harus  dipastikan, apakah dia mengetahui keharaman perbuatannya atau tidak?</p>
<p>Bila dia mengetahui keharaman perbuatannya, seluruh hartanya yang  berasal dari sumber haram tersebut disalurkan kepada kemashlahatan kaum  muslimin. Namun, menurut Ibnul Qayyim <em>rahimahullah</em>,  “Bila tergolong ke dalam orang yang sangat memerlukan (harta itu), dia  boleh mengambil (harta itu) sekadar keperluannya lalu bersedekah dengan  sisa (harta) itu.”[6]</p>
<p>Bila dia tidak mengetahui keharaman perbuatannya, harta haram yang  telah berada di tangannya menjadi kepemilikannya berdasarkan firman  Allah <em>Ta’ala</em>,</p>
<p><strong>فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ.</strong></p>
<p><em>“Orang-orang yang larangan dari </em>Rabb<em>-nya telah sampai  kepadanya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), baginya adalah  apa-apa yang telah dia ambil dahulu (sebelum larangan datang); dan  urusannya (terserah) kepada Allah.</em><em>”</em> [<strong>Al-Baqarah: 275</strong>]</p>
<p><strong>Kedua</strong>, tentang usaha-usaha lain yang dikembangkan  dari harta haram atau hasil perbuatan haram, hal tersebut berkaitan  dengan jenis usahanya, apakah usaha tersebut dari bentuk usaha yang  dihalalkan atau diharamkan? Juga berkaitan dengan sumber hartanya pada  usaha tersebut, apakah seluruh hartanya berasal dari sumber yang haram  atau bercampur antara yang halal dan yang haram?</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, dalam membeli produk usaha dari sumber yang haram, bila barang yang dijual tersebut pada dasarnya adalah haram (<em>muharram li dzatihi</em>),  seseorang tidaklah boleh membeli barang itu. Akan tetapi, bila produk  usaha tersebut berasal dari sumber harta yang bercampur, seseorang tidak  mengapa bertransaksi dan membeli. Demikian karena Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dan para shahabatnya bertransaksi dengan orang-orang Yahudi, padahal,  di dalam Al-Qur`an, telah disebutkan bahwa orang-orang Yahudi itu  bermuamalah dengan harta riba. <em>Wallahu A’lam</em>.</p>
<div>
<hr size="1" />
<div>
<p>[1] Dikeluarkan oleh Al-Bukhary dari Abu Sa’id Al-Khudry <em>radhiyallahu ‘anhu</em>.</p>
</div>
<div>
<p>[2] Ada beberapa bacaan yang bagus dalam masalah ini, di antaranya adalah buku <em>Ahkam Al-Mal Al-Haram</em> karya ‘Abbas Al-Baz, akhir risalah <em>Al-Farq Baina Al-Bai’ Wa Ar-Riba Fi Asy-Syari’ah Al-Islamiyah</em> karya guru kami, Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, risalah <em>At-Taubah Min Al-Makasib Al-Muharramah</em> karya Khalid Al-Mushlih dengan beberapa <em>ta’liq</em> dari Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, dan risalah <em>Tahrir Ra’yi  Syaikhul Islam Fi Hukmi At-Ta`ib Min Al-Mal Al-Haram</em> karya Abdul Majib Al-Manshur.</p>
</div>
<div>
<p>[3] <em>Fatawa Al-Lajnah Ad-Da`imah</em> 14/32.</p>
</div>
<div>
<p>[4] <em>Majmu’ Al-Fatawa</em> 30/328.</p>
</div>
<div>
<p>[5] Hal ini ditegaskan oleh Syaikh Islam Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim <em>rahimahumallah</em>.</p>
</div>
<div>
<p>[6] <em>Zad Al-Ma’ad</em> 5/779.</p>
<p>(Rubrik Tanya Jawab, Majalah Bisnis Muslim edisi 1/1433/2012)</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/usaha-dari-menyanyi-dan-harta-penyanyi-yang-taubat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hutang Kredit yang Tidak Diketahui</title>
		<link>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/hutang-kredit-yang-tidak-diketahui.html</link>
		<comments>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/hutang-kredit-yang-tidak-diketahui.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 01:12:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[kartu kredit]]></category>
		<category><![CDATA[tanya jawab]]></category>
		<category><![CDATA[utang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahbisnismuslim.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Sepuluh tahun seorang akhwat pernah studi di negara kafir. Pada saat kembali ke tanah air, ia meninggalkan utang kartu kredit. Saat ini, ia ingin membayar utang tersebut, tetapi ia tidak tahu bagaimana caranya karena ia sudah tidak punya data-data mengenai utang tersebut dan kemana ia harus membayarnya. Bisakah ia membayarkan perkiraan jumlah utang tersebut kepada <a href="http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/hutang-kredit-yang-tidak-diketahui.html"><b>...Read the Rest</b></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepuluh tahun seorang akhwat  pernah studi di negara kafir. Pada saat kembali ke tanah air, ia  meninggalkan utang kartu kredit. Saat ini, ia ingin membayar utang  tersebut, tetapi ia tidak tahu bagaimana caranya karena ia sudah tidak  punya data-data mengenai utang tersebut dan kemana ia harus membayarnya.  Bisakah ia membayarkan perkiraan jumlah utang tersebut kepada anak  yatim atau orang yang memerlukan dengan niat sebagai pelunasan utangnya  dahulu?</p>
<p><strong>Jawaban (Oleh al-ustadz Dzulqarnain):<span id="more-76"></span><br />
</strong></p>
<p>Pertanyaan ini berkaitan dengan pertanyaan sebelumnya (Kaidah Seputar Harta Haram). Uraian jawabannya terdiri dari beberapa sudut:</p>
<p><strong>Pertama</strong>, bila kartu kredit yang digunakan mengandung  pungutan riba, utang tersebut harus dipisahkan antara pokok pinjaman  dan tambahan ribanya. Pokok pinjaman dikembalikan kepada pemiliknya,  sedangkan tambahan riba tidak halal diberikan, kecuali kalau seorang  berada dalam kondisi darurat dan dipaksa.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, harta pinjaman asalnya adalah milik pemberi  pinjaman, baik pemberi pinjaman tersebut adalah individu maupun suatu  perusahaan. Sepanjang pemiliknya diketahui, harta tersebut harus  dikembalikan. Bila tidak mungkin dikembalikan kepada pemiliknya karena  keberadaan si pemilik tidak diketahui, harta tersebut disalurkan kepada  jalur-jalur kebaikan dengan selalu berkomitmen untuk mengembalikan  pinjaman kapan saja keberadaan pemiliknya diketahui.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, pada kondisi seseorang menyalurkan harta  yang pemiliknya tidak diketahui, harta itu boleh disalurkan kepada  seluruh bentuk amalan, termasuk untuk anak yatim atau untuk penanggung  utang sebagaimana yang telah dijelaskan dalam jawaban pertanyaan  sebelumnya. <em>Wallahu A’lam</em>.</p>
<p>(Rubrik Tanya Jawab, Majalah Bisnis Muslim edisi 01/1433/2012)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/konsultasi/hutang-kredit-yang-tidak-diketahui.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alhamdulillah telah terbit: Majalah BISNIS MUSLIM Perdana</title>
		<link>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/majalah/alhamdulillah-telah-terbit-majalah-bisnis-muslim-perdana.html</link>
		<comments>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/majalah/alhamdulillah-telah-terbit-majalah-bisnis-muslim-perdana.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 02:10:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Majalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahbisnismuslim.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[COVER: PENGANTAR Segala pujian kami panjatkan hanya kepada Allah semata, yang dengan nikmat dan kemudahan dari-Nya saja akhirnya Majalah Bisnis Muslim edisi perdana ini dapat hadir di tengah-tengah kaum muslimin. Insya Allah kami akan hadir di hadapan Anda setiap dua bulan sekali. Majalah Bisnis Muslim, sebagaimana namanya, adalah majalah yang khusus mengulas seputar muamalah jual <a href="http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/majalah/alhamdulillah-telah-terbit-majalah-bisnis-muslim-perdana.html"><b>...Read the Rest</b></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>COVER:<br />
<a href="http://www.majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/bisnismuslim-ed1.jpg"></a></p>
<p><a href="http://www.majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/bisnismuslim-ed1.jpg"> </a></p>
<p><a href="http://www.majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/bisnismuslim-ed1.jpg"><img class="alignnone" title="Majalah Bisnis Muslim perdana" src="http://www.majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/bisnismuslim-ed1.jpg" alt="" width="541" height="742" /></a></p>
<p>PENGANTAR</p>
<p>Segala pujian kami panjatkan hanya kepada Allah semata, yang dengan nikmat dan kemudahan dari-Nya saja akhirnya Majalah Bisnis Muslim edisi perdana ini dapat hadir di tengah-tengah kaum muslimin. Insya Allah kami akan hadir di hadapan Anda setiap dua bulan sekali.<br />
Majalah Bisnis Muslim, sebagaimana namanya, adalah majalah yang khusus mengulas seputar muamalah jual beli, perdagangan, permasalahan harta, dan yang terkait. Baik dalam kaitannya bidang akidah, fikih, nasehat, maupun ilmu-ilmu Islam lainnya. Pembahasan Majalah Bisnis Muslim kami lengkapi pula dengan fatwa-fatwa para ulama dan tanya jawab bersama asatidzah ahlussunnah.<br />
Mengetahui hukum-hukum dalam muamalah jual beli pada masa ini sangatlah urgen, mengingat beragamnya bentuk-bentuk perdagangan maupun muamalah kontemporer masa kini yang sangat mungkin menjerumuskan seorang muslim kepada apa-apa yang dilarang dalam syariat Allah . Dalam hal ini sangatlah tepat apa yang dikatakan shahabat Umar bin al-Khottob :<br />
لَا يَبِعْ فِي سُوقِنَا إِلَّا مَنْ قَدْ تَفَقَّهَ فِي الدِّينِ<br />
“Janganlah berjualan di pasar kami orang yang belum faqih tentang ilmu agama” (Riwayat at-Tirmidzi)<br />
Pada edisi perdana ini kami angkat ke hadapan Anda tentang perbedaan antara jual beli dengan riba, yang diambil dari pelajaran Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan, salah seorang ulama besar Timur Tengah. Penjelasan seputar riba sesungguhnya cukup panjang lebar, namun insya Allah akan kami ulas kembali pada edisi-edisi mendatang. Jangan lewatkan pula berbagai pembahasan menarik lain di rubrik-rubrik yang kami sajikan kali ini, diantaranya tentang tawakkal, zakat, dan waris.<br />
Para pembaca rahimakumullah, selain artikel Islamiyah, insya Allah Majalah Bisnis Muslim juga menampilkan info dan artikel menarik seputar dunia bisnis dan wirausaha, meliputi peluang usaha, panduan kewirausahaan, kiat dan strategi bisnis, profil bisnis dan konsultasi permasalahan bisnis, dll. Kami sajikan dengan sederhana dan praktis agar mudah dipahami dan diterapkan. Harapan kami semoga dapat menjadi tambahan wawasan yang bermanfaat bagi para pembaca, dalam langkah demi langkah menuju wirausahawan atau pebisnis muslim yang handal.<br />
Selamat membaca!</p>
<p>Ukuran majalah besar: 21 cm x 27,5 cm<br />
Harga: Rp.10.000,- (luar Jawa Rp.12.000,-)</p>
<p>DAFTAR ISI</p>
<p>TARBIYAH:<br />
Tawakkal dalam Bekerja<br />
OASE:<br />
Hakikat Kekayaan<br />
NASEHAT:<br />
Makanlah yang Halal lagi Baik<br />
TIJAROH:<br />
Allah Halalkan Jual Beli, Haramkan Riba<br />
MAALIYAH:<br />
Keutamaan Ilmu Waris<br />
Hikmah Agung Syariat Zakat<br />
MUAMALAH:<br />
Semua Boleh, Kecuali yang Dilarang<br />
Khiyar antara Penjual dan Pembeli<br />
FATWA ULAMA:<br />
Fatwa-Fatwa Seputar Jual beli:<br />
- Batasan Laba Perdagangan<br />
- Hukum Hadiah dengan Syarat Membeli<br />
- Hukum Mengambil Uang Muka<br />
- Hukum Menaikkan dan Menurunkan Harga Barang<br />
- Hukum Jual Beli tanpa proses serah terima barang tersebut<br />
TANYA JAWAB:<br />
- Usaha dan Harta dari Penyanyi<br />
- Hutang Kredit yang Tidak Diketahui<br />
- Zakat Harta dan Piutang<br />
- Zakat Perabotan Rumah<br />
- Hukum Uang Tip<br />
KOLOM ISLAMIYAH:<br />
Kriteria Memilih Pegawai<br />
ENTREPRENEURSHIP:<br />
Wirausaha, Siapa Berani?<br />
PELUANG:<br />
Peluang Pasar Camilan di Outlet Modern<br />
KIAT &amp; STRATEGI:<br />
Pentingnya Manajemen yang Baik<br />
Kiat Kiat Memulai Usaha bagi Pemula<br />
Bagaimana Cara Mengurus SIUP?<br />
MARKETING:<br />
Antara Marketing &amp; Selling<br />
SOLUSI BISNIS:<br />
Solusi Mudah Sulit Modal<br />
TEKNOBIZ:<br />
Membuat Web Usaha Anda<br />
KOLOM BISNIS:<br />
Mengenal Dinar Emas 24 Karat<br />
PROFIL BISNIS:<br />
Samawi Herba<br />
Mama Soya, Turut Sukseskan ASI Eksklusif</p>
<p>KEREDAKSIAN</p>
<p>Redaktur Ahli:<br />
Al Ustadz Abu Abdillah Diar<br />
Al Ustadz Abu Zakaria Risqi<br />
Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi<br />
Kontributor:<br />
Abu Faros Slamet<br />
Abu Luqman Agus Nur Wahyu<br />
Abu Umar Andri Maadsa<br />
Abu Husain Munajat<br />
dan para kontributor lepas<br />
Tim Naskah:<br />
Abdurrahman<br />
Abu Isa Susilo<br />
Ustadz Abu Usamah Yahya Allijazy</p>
<p>Penerbit :<br />
Al-Ilmu Islami Group<br />
Graha Al-Ilmu d/a Nitipuran 285 Rt.8<br />
Gg.Trajumas Dk.Sonosewu<br />
Yogyakarta 55182<br />
Fax: 0274-374046<br />
Keredaksian: 0817275237<br />
Keagenan &amp; Berlangganan: 085327869430</p>
<p>info@majalahbisnismuslim.com<br />
redaksi@majalahbisnismuslim.com<br />
iklan@majalahbisnismuslim.com<br />
www.majalahbisnismuslim.com</p>
<p>KEAGENAN<br />
MASIH TERBUKA KESEMPATAN MENJADI AGEN, HUBUNGI BAG PEMASARAN: 0853 2786 9430<br />
Atau dapatkan di agen terdekat:<br />
SUMATERA: Aceh Tamiang: Abu Wildan Hamdani 085276937293, Aceh Utara: Nuzaifi As Saâ€™rony 082164695692, Batam: Ali 085668849461, Bukittinggi: Abu/Ummu Abdirrohman 085363611868, Jambi: Joko Sarjono 081274842383, Labura: Dzulkifli 081362009334, Lampung: Arisa S.Pd 081362009334, Lhokseumawe: Toko Herri Herbals 085260386777&amp;087890753677, Medan: Abdurrahim Romy 085261011652, Metro: Sutardi 081369651837, Muaraenim: Juliardi 085266430645, Ogan komering ulu: Said 081327579394, Padang: Abu Asmaâ€™ Suharto 081374404250 / Ummu Asmaâ€™ 085274786670, Palembang: Abu Huroiroh 085366623852, Payakumbuh: Abu Usamah, Prabumulih: Abu Syafiq 08134 7340911, Tanjung Uban Bintan: Ummu Hanif 081991854404<br />
JAWA &amp; MADURA: Ajibarang: Abu Ukasyah 087837158821, Bandung: Jabal Agency 085220077365/085624115115, Banyumas: Muhammad Budi Hartono 081324558583, Bojonegoro: Agung 085231066777, Blitar: Abu Umar 081555916219, Ciamis Banjarsari: Ummu Auzai 081329706218, Anas 085222223330, Bumiayu: Ahmad Baihaqi 081804875144, Cilacap: Muhammad 085726284401, Abu hamzah. 081226677001, Abu Abdillah Hafidz 085647710225(Sidareja), Isbani/Siti Aminah 085747378466 (Kesugihan Maos), Cimahi: Nabilah 081321776417/081395295623, Cirebon: Muawiyah 081564635235, Depok: Firdaus Arya 085266322055, Gombong: Amin 085227866334 Gresik: Amir Abu Hudzaifah 081327484745, Jakarta Barat: Abu Salsabila 081384909599, Jakarta Pusat: Abu Wildan 085312121332/02195944453, Jakarta Selatan: Al Hijaz Agency Refi 021-70737780 / 08159201928, Jakarta Utara: Raharjo 08128749844, Jakarta Timur: Ibrohim 081314872959, Jepara: Agus Abu Aqillah 082137799123, Karawang: Faros 081381857404, Kebumen: Ummu Ditta 087732988898, Abu Usman 083869624177, Setya Widada 085291111586 (Petanahan), Kroya: Afit Setiawan 085227400854, Thoyib Musthofa 085291136894, Lumajang: An Nur Herbal/Saâ€™ad Ari 081231688600, Pemalang: Abu Maâ€™mar 081391774440/081911570670/085869033332, Ponorogo: Ike 085649321633, Purwokerto: Andi Setiawan, Muhammad Sidiq 081229555045, Salatiga: Abu Ayyub 085742855765, Serang: Chusaeni 081311219941, Sukabumi: A.Rofeâ€™i 085794066630, Sumpiuh: Bil-i Agency 081327698590, Surabaya: Abu Ibrohim 081703217477, Rukomuslim.com/Mashudi 081331987352/03171349658, Tangerang: Abu Naufal 081380922393, Abu Naufal, Tegal: Muhammad Awoed Gabileh 087830006070, Fauzi Bawazir 085226606222, Ummu Hanifah 081931802169, @L_RizQ HERBA AGENCY/ â€˜Alam 081911658743, Rizqi 087830311811 (Kab.Slawi), Yogyakarta: Toko Al-Ilmu 0274-374046/081804087741, Al Qodri (Bantul) 0274-7830902<br />
KALIMANTAN: Balikpapan: Nitta 085652005555, Anas Elzaitun Herbal 085652004664, Banjarbaru: Abu/Ummu Umar 0511-7488811/081348192354, Berau: Hudzaifah 085341152261, Bontang: Suprayogi 085247974250, Abu Ahmad 081253932683, Bulungan: Abidah 085845012286, Palangkaraya: Abu Saâ€™ad 085249084662, Pontianak: Abu Muhammad 081257044551, Samarinda: Muhammad Syarif 085652119189, Sampit: Toko Buku AsSunnah 085654245754/081250826857, Sangatta: Rial AbdurRohman 081347796539, Tarakan: Andi 085248515617, Tenggarong: Abu Ahmad 085250714575<br />
SULAWESI: Bau-Bau: Bashri 085299836150, Balangan: Wakih Usman 085222738041, Bone: Ruqoyyah 085396323296, Bulukumba: 085299442485, Enrekang: Darman 085299138129, Jeneponto: Abu Dzar 081241917050, Kendari: Abu Jundi 085241563983, Yunus 081339633856, Kolaka: Ummu Fauzan 085824662995, ASSALAM Agency 081233444800, Kotamobagu: Rendy 085796945111, Makassar: Mukhlis An-Nahl Agency 081342361600, Ummu Yumna 085696745813, Ummu AbdirRahman 085256654491, Ummu Fathimah 085756339991, Toko Timur Tengah Baji Rupa 8, Manado: Ishaq at Tiqoli 081244930333, Maros: Ummu Fadhl 081244161628, Palu: Arif Abu Hanif 4728166/085341330666, Safriadi Abu Abdillah 085241254927, Pinrang: Ahmad Nurdin 085242258840, Poso: Ummu Mubarok 085756311735, Abu Wildan (Kota), Toli-Toli: Abu Amru 08114505017<br />
MALUKU, PAPUA, BALI DAN NUSA TENGGARA: Ambon: Ust.AbdusSalam 082131941647, Fak-Fak: Kamring 081343865181, Kep.Sula: Dedi 085398958333/085398958334/082271260808, Sorong: Ardin 081344667684, Abu Sahl ibn AbdurRohman, Abu Usamah 085244340403, Timika: Abu Dzakwan/Ummu Dzakiyyah 081354100399/085796289396/085249302892<br />
MASIH TERBUKA KESEMPATAN MENJADI AGEN, HUBUNGI BAG PEMASARAN: 0853 2786 9430</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/majalah/alhamdulillah-telah-terbit-majalah-bisnis-muslim-perdana.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Majalah Bisnis Muslim Edisi Perdana</title>
		<link>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/majalah/majalah-bisnis-muslim-edisi-perdana.html</link>
		<comments>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/majalah/majalah-bisnis-muslim-edisi-perdana.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 07:04:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Majalah]]></category>
		<category><![CDATA[edisi 1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahbisnismuslim.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah Majalah Bisnis Muslim edisi perdana sedang proses cetak, insya Allah terbit pekan depan. Harga pulau Jawa Rp.10.000,- Harga luar Jawa Rp.12.000,- (mungkin bbrp daerah bisa lebih mahal jika agen ada tambahan biaya kirim yg mahal) Bagi yang belum pesan atau langganan, segera hub bag pemasaran: 085327869430 Atau dapatkan di agen terdekat: SUMATERA: Aceh Tamiang: <a href="http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/majalah/majalah-bisnis-muslim-edisi-perdana.html"><b>...Read the Rest</b></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah Majalah Bisnis Muslim edisi perdana sedang proses cetak, insya Allah terbit pekan depan.</p>
<p><img src="http://www.majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/COVER-BISNIS-MUSLIM-RIBA-EDISI-1b.jpg" alt="http://www.majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/COVER-BISNIS-MUSLIM-RIBA-EDISI-1b.jpg" width="458" height="596" /></p>
<p>Harga pulau Jawa Rp.10.000,-<br />
Harga luar Jawa Rp.12.000,- (mungkin bbrp daerah bisa lebih mahal jika agen ada tambahan biaya kirim yg mahal)<br />
Bagi yang belum pesan atau langganan, segera hub bag pemasaran: 085327869430</p>
<p>Atau dapatkan di agen terdekat:<br />
SUMATERA: Aceh Tamiang: Abu Wildan Hamdani 085276937293, Aceh Utara: Nuzaifi As Sa’rony 082164695692, Batam: Ali 085668849461, Bukittinggi: Abu/Ummu Abdirrohman 085363611868, Jambi: Joko Sarjono 081274842383, Labura: Dzulkifli 081362009334, Lampung: Arisa S.Pd 081362009334, Lhokseumawe: Toko Herri Herbals 085260386777&amp;087890753677, Medan: Abdurrahim Romy 085261011652, Metro: Sutardi 081369651837, Muaraenim: Juliardi 085266430645, Ogan komering ulu: Said 081327579394,  Padang: Abu Asma’ Suharto 081374404250 / Ummu Asma’ 085274786670,  Palembang: Abu Huroiroh 085366623852,  Payakumbuh: Abu Usamah,  Prabumulih: Abu Syafiq 08134 7340911, Tanjung Uban Bintan: Ummu Hanif 081991854404<br />
JAWA &amp; MADURA: Ajibarang: Abu Ukasyah 087837158821, Bandung: Jabal Agency 085220077365/085624115115, Banyumas: Muhammad Budi Hartono 081324558583, Bojonegoro: Agung 085231066777, Blitar: Abu Umar 081555916219, Ciamis Banjarsari: Ummu Auzai 081329706218, Anas 085222223330, Bumiayu: Ahmad Baihaqi 081804875144, Cilacap: Muhammad 085726284401, Abu hamzah. 081226677001, Abu Abdillah Hafidz 085647710225(Sidareja), Isbani/Siti Aminah 085747378466 (Kesugihan Maos), Cimahi: Nabilah 081321776417/081395295623, Cirebon: Muawiyah 081564635235, Depok: Firdaus Arya 085266322055, Gombong: Amin 085227866334 Gresik: Amir Abu Hudzaifah 081327484745, Jakarta Barat: Abu Salsabila 081384909599, Jakarta Pusat: Abu Wildan 085312121332/02195944453, Jakarta Selatan: Al Hijaz Agency Refi 021-70737780 / 08159201928, Jakarta Utara: Raharjo 08128749844, Jakarta Timur: Ibrohim 081314872959, Jepara: Agus Abu Aqillah 082137799123, Karawang: Faros 081381857404, Kebumen: Ummu Ditta 087732988898, Abu Usman 083869624177, Setya Widada 085291111586 (Petanahan), Kroya: Afit Setiawan 085227400854, Thoyib Musthofa 085291136894, Lumajang: An Nur Herbal/Sa’ad Ari 081231688600, Pemalang: Abu Ma’mar 081391774440/081911570670/085869033332, Ponorogo: Ike 085649321633, Purwokerto: Andi Setiawan, Muhammad Sidiq 081229555045, Salatiga: Abu Ayyub 085742855765, Serang: Chusaeni 081311219941, Sukabumi: A.Rofe’i 085794066630, Sumpiuh: Bil-i Agency 081327698590, Surabaya: Abu Ibrohim 081703217477, Rukomuslim.com/Mashudi 081331987352/03171349658, Tangerang: Abu Naufal 081380922393, Abu Naufal, Tegal:  Muhammad Awoed Gabileh 087830006070, Fauzi Bawazir 085226606222, Ummu Hanifah 081931802169, @L_RizQ HERBA AGENCY/ ‘Alam 081911658743, Rizqi 087830311811 (Kab.Slawi), Yogyakarta: Toko Al-Ilmu 0274-374046/081804087741, Al Qodri (Bantul) 0274-7830902<br />
KALIMANTAN: Balikpapan: Nitta 085652005555, Anas Elzaitun Herbal 085652004664, Banjarbaru: Abu/Ummu Umar 0511-7488811/081348192354, Berau: Hudzaifah 085341152261, Bontang: Suprayogi 085247974250, Abu Ahmad 081253932683, Bulungan: Abidah 085845012286, Palangkaraya: Abu Sa’ad 085249084662, Pontianak: Abu Muhammad 081257044551, Samarinda: Muhammad Syarif 085652119189, Sampit: Toko Buku AsSunnah 085654245754/081250826857, Sangatta: Rial AbdurRohman 081347796539,  Tarakan: Andi 085248515617, Tenggarong: Abu Ahmad 085250714575<br />
SULAWESI: Bau-Bau: Bashri 085299836150, Balangan: Wakih Usman 085222738041, Bone: Ruqoyyah 085396323296,  Bulukumba: 085299442485, Enrekang: Darman 085299138129, Jeneponto: Abu Dzar 081241917050, Kendari: Abu Jundi 085241563983, Yunus 081339633856, Kolaka: Ummu Fauzan 085824662995, ASSALAM Agency 081233444800, Kotamobagu: Rendy 085796945111,  Makassar: Mukhlis An-Nahl Agency 081342361600, Ummu Yumna 085696745813, Ummu AbdirRahman 085256654491, Ummu Fathimah 085756339991, Toko Timur Tengah Baji Rupa 8, Manado: Ishaq at Tiqoli 081244930333, Maros: Ummu Fadhl 081244161628, Palu: Arif Abu Hanif 4728166/085341330666, Safriadi Abu Abdillah 085241254927, Pinrang: Ahmad Nurdin 085242258840, Poso: Ummu Mubarok 085756311735, Abu Wildan (Kota), Toli-Toli: Abu Amru 08114505017<br />
MALUKU, PAPUA, BALI DAN NUSA TENGGARA: Ambon: Ust.AbdusSalam 082131941647, Fak-Fak:  Kamring 081343865181, Kep.Sula: Dedi 085398958333/085398958334/082271260808, Sorong: Ardin 081344667684, Abu Sahl ibn AbdurRohman, Abu Usamah 085244340403,  Timika: Abu Dzakwan/Ummu Dzakiyyah  081354100399/085796289396/085249302892<br />
MASIH TERBUKA KESEMPATAN MENJADI AGEN, HUBUNGI BAG PEMASARAN: 0853 2786 9430</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/majalah/majalah-bisnis-muslim-edisi-perdana.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nantikan Terbitannya, Insya Allah&#8230;</title>
		<link>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/uncategorized/nantikan-terbitannya-insya-allah.html</link>
		<comments>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/uncategorized/nantikan-terbitannya-insya-allah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 02:07:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahbisnismuslim.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: center;">
<p><img src="http://majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/maju-bisnis-muslim.jpg" alt="http://www.majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/maju-bisnis-muslim.jpg" width="675" height="259" /></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/uncategorized/nantikan-terbitannya-insya-allah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Muslim Perdana Sedang Dalam Persiapan</title>
		<link>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/uncategorized/bisnis-muslim-perdana-sedang-dalam-persiapan.html</link>
		<comments>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/uncategorized/bisnis-muslim-perdana-sedang-dalam-persiapan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 00:06:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[agen]]></category>
		<category><![CDATA[iklan]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahbisnismuslim.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Edisi Perdana Majalah Bisnis Muslim (MBM) yang ditunggu-tunggu sedang dalam persiapan, nantikan terbitannya pada Oktober 2011 ini insya Allah. Menyajikan kajian ekonomi Islam seputar muamalah, jual beli dan hukum-hukum harta, plus panduan kiat dan strategi bisnis dan wirausaha, peluang usaha dan info menarik lannya. Sayang untuk dilewatkan&#8230; Pesan segera di agen-agen Al-Ilmu Islami Group atau <a href="http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/uncategorized/bisnis-muslim-perdana-sedang-dalam-persiapan.html"><b>...Read the Rest</b></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Edisi Perdana Majalah Bisnis Muslim (MBM) yang ditunggu-tunggu sedang dalam persiapan, nantikan terbitannya pada Oktober 2011 ini insya Allah. Menyajikan kajian ekonomi Islam seputar muamalah, jual beli dan hukum-hukum harta, plus panduan kiat dan strategi bisnis dan wirausaha, peluang usaha dan info menarik lannya. Sayang untuk dilewatkan&#8230; Pesan segera di agen-agen Al-Ilmu Islami Group atau berlangganan setahun!</p>
<p>Harga hanya Rp.10000 (Pulau Jawa) atau Rp.12000 (Luar Jawa), ukuran majalah 21 cm x 27,5 cm (besar), tebal 80 halaman.</p>
<p>Masih terbuka kesempatan menjadi agen, hub: 0853 2786 9430</p>
<p>Masih terbuka kesempatan iklan diskon khusus edisi perdana, hub: 0817275237</p>
<p><img src="http://majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/maju-bisnis-muslim.jpg" alt="http://www.majalahbisnismuslim.com/wp-content/uploads/maju-bisnis-muslim.jpg" width="730" height="280" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahbisnismuslim.com/pengusaha-wirausaha-entrepreneurship/uncategorized/bisnis-muslim-perdana-sedang-dalam-persiapan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

